Info ringan dari kompas, mungkin bagi sebagian dari kita sudah paham dengan perawatan kendaraan terutama sepeda motor. Tapi gak ada salahnya tulisan ini mengingatkan kita untuk “komitmen” merawat sepeda motor kesayangan kita.
Pertama, jangan lupa memeriksa kondisi oli mesinnya. Segeralah ganti jika minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang. Jika kita suka berpatokan kepada jarak tempuh dalam penggantian oli, sebaiknya ikuti aturan penggantian oli mesin berkala (biasanya antara 2000km-2500km)
Kedua, perhatikan kondisi air aki. Jangan biarkan air aki melewati batas maksimum dan minimum karena dapat mempercepat kerusakan sel-sel aki. Segeralah ganti aki yang sudah lemah. Sebab, jika tetap dipaksakan kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih) yang akan menjalar ke bagian kabel-kabel utama yang memnghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian lainnya.
Ketiga, jangan biarkan rantai terlalu kendur ataupun terlalu kencang. Jika terlalu kendur, rantai akan keluar dari gear, sementara jika terlalu kencang rantai akan mudah putus. Cek juga kondisi gear, jika sudah tajam segera ganti karena bisa mengakibatkan rantai mudah putus.
Keempat, jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau sampai retak-retak. Sebab, bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis lagi dan mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa ke karburator. Yang terjadi adalah penyumbatan suplai bensin dari tanki ke karburator juga mengganggu sistem pembakaran.
Kelima, panaskan mesin sebelum motor dijalankan. Tujuannya agar sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Kira-kira 2 menit sudah cukup. Jangan terlalu lama memanaskan karena selain membuang bensin percuma, juga bisa mengakibatkan knalpot menguning.
Keenam, selalu periksa tekanan angin ban. Demi kenyamanan dan keamanan, aturlah tekanan ban agar tidak terlalu keras maupun terlalu kurang. Jika tidak, ban motor akan cepat aus dan rusak.
Ketujuh, usahakan selalu menggunakan spare part motor asli. Jarang ditemukan kualitas imitasi lebih unggul dari kualitas spare part asli.
Tambahan….
Riding Style yang biasa aja, gak perlu kebut-kebutan gara-gara ego. Selain beresiko terhadap keselamatan, juga berpengaruh terhadap umur pakai kendaraan akan cepat habis, dan tentunya boros bensin. Selalu ingat, dalam berkendara di jalan kita harus menghargai hak orang lain. Selalu berikan contoh berkendara yang baik mulai dari diri sendiri.
Filed under: otomotif, perawatan kendaraan, perawatan motor, safety riding
Komentar Terakhir